KOREM 042 GAPU – Sungai Penuh, Dandim 0417/Kerinci Letkol Czi Fitriadi mengajak semua pihak agar bekerja sama dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) karena sudah menjadi suatu bencana yang tidak bisa di tanggulangi oleh satu pihak saja.

“Untuk itu perlu kerja sama semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah maupun masyarakat menuju suatu daerah bebas asap,” katanya disela-sela sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Makodim 0417/Kerinci, Kota Sungai Penuh, Rabu (12/8/2020).

Populer:  TMMD Ke 114 Kodim 0417/Kerinci Resmi Dibuka Bupati Di Desa Siulak Deras

Lanjutnya, dari pihak TNI telah melakukan pencegahan di desa yang rawan dengan menyosialisasikan kepada masyarakat dan penanganan dini bila terjadi Karhutla.

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menjadi kewajiban bagi TNI, Polri maupun Pemerintah saja, melainkan menjadi tanggung jawab kita bersama.

“Pencegahan Karhutla menjadi kewajiban seluruh lapisan masyarakat, demi kesuburan dan kemakmuran, hal ini diperlukan kerjasama oleh seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dalam menciptakan wilayah kita terbebas dari asap”, ujarnya.

Populer:  Dandim 0417/Kerinci Berharap PSHT Kerinci Lahirkan Bibit Unggul

Tantangan besar sudah menanti, sinergitas para stakeholder perlu dijaga untuk memastikan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tanpa Karhutla dan Kabut Asap, karena persoalan kebakaran hutan dan lahan mendapat perhatian serius oleh Presiden Jokowi, harapnya.

Perlu kita ketahui bahwa bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia yaitu bencana metrologi dan klimatologi seperti bencana banjir, tanah longsor serta kebakaran hutan dan lahan, sehingga perlu adanya kesiap-siagaan kita sebagai aparat.

Populer:  Cegah Covid -19, Kodim Kerinci Kembali Lakukan Rapid Test Massal

“Setiap bencana, hal itu terjadi karena efek global warning, perubahan iklim dunia yang terjadi selama ini sehingga kejadiannya tidak bisa diprediksi oleh pihak Badan Meteorologi dan Geofisika,” katanya.

Oleh karena itu, dalam menanggulangi bencana tersebut kita harus siap tanggap terhadap kemungkinan terjadi, kemudian harus merespon setiap kejadian bencana tersebut dan harus mengatasi kejadian tersebut dengan menggalang stakeholders ataupun masyarakat di lokasi bencana sehingga setiap kejadian bencana dapat segera diatasi, tegasnya. (*/)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *