oleh

Ditengah Wabah Corona, Satgas Yonif R 142 Lakukan Fogging Untuk Mencegah Demam Berdarah

-Yonif 142-127 views

Belu, korem042gapu.mil.id – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste sektor timur Yonif Raider 142/KJ melakukan fogging guna mencegah penyebaran wabah DBD (demam berdarah) di Desa Asumanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M dalam rilis tertulisnya di Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/4/2020).

Dikatakan Dansatgas, kegiatan fogging yang dilaksanakan di Desa Asumanu tersebut dilakukan pada Senin (20/4/2020), guna mencegah penyebaran (DBD) wabah demam berdarah.

“Tingginya kasus demam berdarah di wilayah Nusa Tenggara Timur telah memotivasi kami untuk mengambil peran di daerah penugasan,” ungkapnya.

“Kasus DBD yang telah terjadi di daerah tersebut, telah memanggil jiwa kami selaku seorang prajurit untuk membantu masyarakat melalui kegiatan fogging,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan fogging untuk mencegah penyebaran wabah DBD tersebut dipimpin langsung oleh Danpos Maubusa Sertu Devi Sutrisna bersama dua orang personel kesehatan Pos Maubusa dan bekerjasama dengan Puskesmas Haikesak sebanyak 3 orang yang dipimpin Ibu Sinta Nahak (34).

“Sasaran fogging ini sendiri yaitu fasilitas umum dan sarana publik seperti Kantor Desa, sekolah-sekolah, rumah adat, Posyandu serta rumah-rumah warga yang berjumlah kurang lebih 120 unit,” jelasnya.

“Fogging ini berlangsung sekira 6 jam, dengan memaksimalkan dua alat fogging milik Puskesmas Haikesak,” tambah Dansatgas.

Dirinya berharap, melalui kegiatan-kegiatan seperti ini akan melindungi kesehatan masyarakat perbatasan RI-RDTL, yang tentunya harus didukung dengan peran aktif dari semua warga masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat di lingkungannya masing-masing.

Di tempat terpisah, Ketua RT. 01 Dusun Makerek Badaen Bapak Yakobus Bau (46) menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas fogging atas upaya-upaya yang telah dilakukan guna melindungi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste.

“Saya mewakili masyarakat RT. 01 Dusun Makerek Badaen mengucapkan terima kasih atas tindakan pengasapan yang telah dilaksanakan oleh bapak-bapak dan ibu, kekhawatiran kami sedikit berkurang terhadap wabah demam berdarah yang terjadi disini,” tandasnya.(Penremgapu)

Komentar

Berita Terkait