LIVE TV
Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi Pangdam II/Sriwijaya Kunjungi Kodim 0417/Kerinci Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level IV Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal dan Peresmian Gedung Panti Asuhan Bhadar Gapu Jambi Korem 042/Gapu Terima Bantuan Logistik Untuk Penanggulangan Covid-19 Dari Yayasan Kesejahteraan Sentosa

Home / MABES TNI

Senin, 28 Juni 2021 - 11:30 WIB

Kapolri, Panglima TNI dan Menkes Tinjau Rusun Nagrak dan PPKM di Semper Barat

KOREM 042 GARUDA PUTIH – Jakarta. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau tempat isolasi pasien COVID-19 di Rusun Nagrak Cilincing dan pos PPKM Mikro di Semper Barat hari ini, Minggu, 27 Juni 2021.

Dalam kunjungan kedua tempat tersebut, ketiganya melihat beberapa fasilitas dan kesiapan bagaimana penanganan COVID-19. Untuk di Rusun Nagrak Cilincing, dilaporkan Bed Occupancy Rate (BOR) sudah mencapai 75 persen. Dimana dari 1.020 tempat tidur yang tersedia sudah terisi 757 tempat tidur.

Baca juga :  Panglima TNI : Serbuan Vaksinasi, TNI-Polri Terus Bergerak Percepat Pencapaian Herd Immunity

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, guna menangani pasien COVID-19 di Rusun Nagrak, pihaknya akan menambah lagi tenaga kesehatan dari Polri. “Polri akan menambahkan nakes dari Polri,” katanya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Rusun Nagrek disiapkan untuk pasien COVID-19 yang tak bergejala atau ODG dan tanpa komorbid. “Namun akan disiapkan emergency dan ICU dan farmasi akan ditarik dari Wisma Atlet untuk memperkuat di Rusun Nagrak,” ungkapnya.

Di lokasi PPKM Mikro di Semper Barat, Kapolri pun mempertanyakan beberapa penanganan jika ada pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri hingga pengawasan terhadap orang keluar masuk perkampungan.

Baca juga :  Panglima TNI : Dharma Pertiwi Telah Melewati Perjalanan Panjang Sarat Dengan Pengabdian

“Di setiap sekat langkahnya harus detail. Apabila ditemukan tanda-tanda hasil screening maka lakukan pengecekan dokter, sediakan tempat karantina untuk menunggu hasil dokter. Data di posko harus dilengkapi dengan data orang yang sakit,” ujarnya.

Panglima juga meminta agar program vaksinasi terus dilakukan serta tracing terhadap pasien COVID-19 terus dimasifkan. “Batasi kegiatan masyarakat, tanamkan ke masyarakat untuk patuhi prokes. Posko PPKM juga harus dilengkapi peta situasi COVID-19,” katanya.

Share :

Baca Juga

MABES TNI

Panglima TNI Pimpin Sertijab Kasum dan Aspers serta Penyerahan Jabatan Dansesko dan Danjen Akademi

MABES TNI

TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1

MABES TNI

Kasum TNI Kunjungi Tiga Satuan Pengamanan Pulau Terluar di Natuna

MABES TNI

Panglima TNI : Dharma Pertiwi Telah Melewati Perjalanan Panjang Sarat Dengan Pengabdian

MABES TNI

Satgas BGC Garuda Berhasil Turunkan Ketua Milisi Kelompok Bersenjata Terbesar di Kongo

MABES TNI

Panglima TNI : Serbuan Vaksinasi, TNI-Polri Terus Bergerak Percepat Pencapaian Herd Immunity