LIVE TV
Danrem 042/Gapu Melalui Vicon Ikuti Taklimat Awal Wasrik BPK RI Kasad Tegaskan TNI AD Harus Jadi Solusi Hadapi Ancaman Banglingstra Kasrem 042/Gapu : Aparat Intelijen Harus Memiliki Kemampuan Up to Date Dalam Mengikuti Perkembangan Teknologi Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi Gelar Pelatihan ATLS Periode Ke-IV 2022 Prajurit Korem 042/Gapu dan Persit Laksanakan Senam Bersama

Home / Korem 042

Kamis, 9 September 2021 - 19:54 WIB

Ketua Persit Koorcabrem 042 Ikuti Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana Melalui Vicon

JAMBI, korem042gapu.mil.id – Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042 PD II/Sriwijaya Ny. Dewi M. Zulkifli mengikuti Video Conference Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pusat Ibu Hetty Andika Perkasa dan Kapuskesad (Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat) Mayjen TNI dr. Budiman, Sp. BP. RE (K)., M.A.R.S., M.H. dari ruang rapat Makorem 042/Gapu, Jln Jend Urip Sumohajo Kel. Sungai Putri Kec. Danau Sipin Kota Jambi, Kamis (9/9/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 042/Gapu dikatakan bahwa kegiatan itu mengusung tema, “Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana Dalam Upaya Mencegah Stunting Bagi Keluarga TNI AD”. Dilaksanakan melalui Link Zoom Meeting yang diakses di seluruh jajaran Persit Kartika Chandra Kirana.

Baca juga :  Danrem 042/Gapu Pimpin Apel Kesiapan Pam Unjuk Rasa

Ketua Umum Persit Ibu Hetty Andika Perkasa mengajak peserta untuk mengajarkan kepada anggota Persit. Apabila nanti mereka mengandung, harus hamil yang direncanakan.

“Berikan kasih sayang, makanan dengan gizi yang baik agar anaknya tidak stunting. Menjadi anak yang cerdas dan berkualitas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut Mayjen TNI dr. Budiman menjelaskan sebagian orang mungkin asing dengan istilah stunting. Dikatakan stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.

Baca juga :  Danrem 042/Gapu Mengikuti Entry Briefing Melalui Vicon yang Dipimpin Pangdam II/Sriwijaya

Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Hal ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.

Kekurangan gizi pada masa janin dan usia dini akan berdampak pada perkembangan otak. Rendahnya kemampuan kognitif yang akan mempengaruhi prestasi sekolah dan keberhasilan pendidikan dalam jangka panjang.

“Kekurangan gizi pada awal kehidupan akan menurunkan produktivitas dan kemudian menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan kesenjangan dimasyarakat,” tegas dr. Budiman. (Penrem042gapu)

Share :

Baca Juga

Korem 042

Danrem 042/Gapu Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Catar Akmil TA 2022

Korem 042

Menkes, Kasad dan Kepala BPOM Tandatangani Nota Kesepahaman Penelitian

Korem 042

Tunjukan Kepedulian, Danrem 042 Gapu Besuk Anggotanya Sakit

Korem 042

Danrem 042/Gapu Bangga Atas Prestasi 24 Anak Prajurit Yang Terima Beasiswa Dari BUMN

Korem 042

Kasrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2021

Korem 042

Panglima TNI : Serbuan Vaksinasi, TNI-Polri Terus Bergerak Percepat Pencapaian Herd Immunity

Korem 042

Danrem 042 Gapu Berikan Wasbang Bagi Kader PMII dan Santri Ponpes Manarul Huda Batanghari

Korem 042

Danrem 042/Gapu Ingatkan TNI Laksanakan Prokes dan Jaga Netralitas Pada Pilkada