LIVE TV
Pangdam II/Sriwijaya Kunjungi Kodim 0417/Kerinci Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level IV Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal dan Peresmian Gedung Panti Asuhan Bhadar Gapu Jambi Korem 042/Gapu Terima Bantuan Logistik Untuk Penanggulangan Covid-19 Dari Yayasan Kesejahteraan Sentosa Meskipun Hujan Seharian, Antusias Warga Sangat Tinggi Untuk Divaksin

Home / Berita Korem / PERSIT

Kamis, 9 September 2021 - 19:54 WIB

Ketua Persit Koorcabrem 042 Ikuti Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana Melalui Vicon

JAMBI, korem042gapu.mil.id – Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042 PD II/Sriwijaya Ny. Dewi M. Zulkifli mengikuti Video Conference Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pusat Ibu Hetty Andika Perkasa dan Kapuskesad (Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat) Mayjen TNI dr. Budiman, Sp. BP. RE (K)., M.A.R.S., M.H. dari ruang rapat Makorem 042/Gapu, Jln Jend Urip Sumohajo Kel. Sungai Putri Kec. Danau Sipin Kota Jambi, Kamis (9/9/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 042/Gapu dikatakan bahwa kegiatan itu mengusung tema, “Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana Dalam Upaya Mencegah Stunting Bagi Keluarga TNI AD”. Dilaksanakan melalui Link Zoom Meeting yang diakses di seluruh jajaran Persit Kartika Chandra Kirana.

Baca juga :  Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli SIP MM Dampingi Gubernur Jambi Tinjau RSU Raden Mattaher Jambi

Ketua Umum Persit Ibu Hetty Andika Perkasa mengajak peserta untuk mengajarkan kepada anggota Persit. Apabila nanti mereka mengandung, harus hamil yang direncanakan.

“Berikan kasih sayang, makanan dengan gizi yang baik agar anaknya tidak stunting. Menjadi anak yang cerdas dan berkualitas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut Mayjen TNI dr. Budiman menjelaskan sebagian orang mungkin asing dengan istilah stunting. Dikatakan stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.

Baca juga :  Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo

Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Hal ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.

Kekurangan gizi pada masa janin dan usia dini akan berdampak pada perkembangan otak. Rendahnya kemampuan kognitif yang akan mempengaruhi prestasi sekolah dan keberhasilan pendidikan dalam jangka panjang.

“Kekurangan gizi pada awal kehidupan akan menurunkan produktivitas dan kemudian menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan kesenjangan dimasyarakat,” tegas dr. Budiman. (Penrem042gapu)

Share :

Baca Juga

Berita Korem

Danrem 042/Gapu Hadiri Pemberian Remisi Narapidana di Kanwil Kemenkumham Jambi

Berita Korem

Paparkan TMMD 110 Kepada Pangdam II/Swj, Dandim 0415/Batanghari Laporkan Rencana Sasaran

Bakti TNI

“Darahku Mengalir Untuk Negeri,” Korem Gapu Gelar Aksi Sosial Donor Darah

Berita Korem

Danrem 042 Gapu Hadiri Rakornas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Melalui Vidcon

Berita Korem

SINERGITAS BABINSA DAN BABINKAMTIBMAS LAKSANAKAN PENGAMANAN GUDANG VAKSIN COVID-19

Berita Korem

Seorang Babinsa Pijoan, Serda Sondriadi nekat menaiki bucket atau “Sendok Besi”

Berita Korem

Cek Kesiapan Sarana Pendukung Pengamanan, Pangdam II/Swj Sampaikan Jangan Ada Konflik Saat Pilkada 2020

Berita Korem

Peduli Korban Banjir, Danrem 042/Gapu Beri Bantuan Sembako