KOREM 042 GAPU – Korem 042/Gapu mendapat bantuan alat pemadam kebakaran portabel ransel dan tabung oksigen portabel sebanyak 40 (empat puluh) unit, yang diserahkan langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi kepada Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M Zulkifli.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Makorem 042/Garuda Putih, ditandai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kamis (27/8/2020).

Selain itu juga ada beberapa pompa air yang diberikan oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI kepada Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli.

Populer:  Danrem 042/Gapu Ajak Stakeholder dan Masyarakat Aktif Dalam Penanggulangan Karhutla

Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan dengan adanya perbantuan alat tersebut menambah semangat dalam bekerja dilapangan, khususnya untuk memadamkan api agar tak membesar.

“Kita tingkatkan kemampuan kita dilapangan, setidaknya bisa mencegah api agar tak membesar,” kata dia.

Meski demikian, pihaknya juga selalu melakukan patroli di seluruh wilayah yang ada di Provinsi Jambi menggunakan helikopter Patroli.

Populer:  Danrem 042/Gapu Beri Pengarahan Pelaksanaan PSU Secara Virtual

“Terimakasih yang telah perduli, ini merupakan amanat untuk kita dalam menjaga hutan,” tambahnya.

Dalam waktu dekat alat yang diberikan tersebut akan segera didistribusikan kepada personel yang ada di lapangan. “Saya mengucapkan terimakasih kepada semua teman-teman, diperkirakan karhutla ini tak akan berlangsung lama, mengingat sampai sekarang masih ada hujan,” sebutnya.

Sementara itu, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M Zulkifli mengatakan lebih dari sebulan tim sudah di turunkan di lapangan. Baiknya, saat ini masih di tolong dengan hujan.

Populer:  Terima Pemberian Ayam Jago Dari Warga, Brigjen TNI Supriono : Ini Bukti Kehadiran TNI AD Semakin Dicintai Masyarakat

“Sekarang memang sudah ada yang kebakaran, namun hanya lahan kecil yang terbakar,” kata dia.

Dengan adanya perbantuan alat pemadam kebakaran ini mampu menutupi atau menambah alat kebakaran hutan yang ada di lapangan.

“Rata rata di lapangan sudah ada alatnya, namun ini kita sesuaikan dengan standarisasi dengan kondisi lahan yang terbakar,” tandasnya. (Penremgapu)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *