LIVE TV
Danrem 042/Gapu Terima Pin dan Keris Sebagai Pembina Adat Melayu Jambi Kasrem 042/Gapu Lepas Keberangkatan Satgas Karhutla Provinsi Jambi Danrem 042/Gapu Hadiri Acara Purna Tugas Kajati Jambi Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Korem 042/Gapu Gelar Baksos Donor Darah Korem 042/Gapu Cek Material Kendaraan Dinas

Home / MABES TNI

Sabtu, 24 April 2021 - 04:48 WIB

Satgas BGC Garuda Berhasil Turunkan Ketua Milisi Kelompok Bersenjata Terbesar di Kongo

KOREM 042 GARUDA PUTIH – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Gerak Cepat (BGC) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-C/MONUSCO kembali menorehkan prestasi, berhasil menurunkan Ketua Milisi Kelompok Bersenjata Raia Mutomboki Ndarumangga Mr. Munyololo Mbao Ndarumangga beserta 30 anggota milisi termasuk di dalamnya seorang wanita, di Republik Demokratik Kongo, Rabu (21/4/2021).

Turunnya 31 milisi tersebut beserta 18 senjata api jenis AK 47 pucuk, 2 pucuk RPG, sepucuk mortir 60, sepucuk GPMG, sebuah spread (tombak), 20 buah magazen, 122 butir munisi kal 7.62, 365 butir munisi kal 5.56, sebuah granat RPG.

Baca juga :  Kasum TNI Kunjungi Tiga Satuan Pengamanan Pulau Terluar di Natuna

Proses penjemputan 31 orang milisi ini dipimpin langsung Komandan Satgas BGC Konga XXXIX-C/MONUSCO Kolonel Inf Sandi Kamidianto (Kasi Ops Kasrem 042/Gapu), di desa Maiminggi. Milisi yang turun merupakan kelompok milisi bersenjata terbesar yang selama ini mengancam stabilitas keamanan di Kongo.

Keberhasilan tersebut bermula dari dilaksanakannya kegiatan Civil Military Coordination (Cimic), dengan melalui pendekatan persuasif dan dialog dengan para tokoh masyarakat serta melaksanakan berbagai kegiatan patroli rutin berhasil meyakinkan para milisi untuk kembali ke masyarakat.

Selanjutnya para milisi beserta senjatanya diserahkan kepada Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) untuk dilaksanakan proses lebih lanjut sesuai ketentuan UN.

Baca juga :  TNI AD Gandeng PT. Kimia Farma Salurkan Vaksin dan Sembako

Dalam kesempatan tersebut Komandan Satgas menyampaikan bahwa dalam operasi penjemputan milisi wanita tersebut melibatkan Female Engagement Team (FET) atau Kartini Indonesia. Tim FET ini dilibatkan untuk memberikan rasa aman, karena diantara milisi-milisi pria terdapat seorang milisi wanita.

“Ini merupakan kado terindah dari Kartini Indonesia di daerah misi, karena terlibat dalam kegiatan penjemputan milisi kelompok bersenjata terbesar, dan teruslah berupaya untuk dapat memberikan rasa aman, nyaman dan memenangkan hati serta pikiran rakyat,” tambahnya. (Puspen TNI)

Share :

Baca Juga

MABES TNI

Panglima TNI : Dharma Pertiwi Telah Melewati Perjalanan Panjang Sarat Dengan Pengabdian

MABES TNI

Kasum TNI Kunjungi Tiga Satuan Pengamanan Pulau Terluar di Natuna

MABES TNI

Presiden RI Joko Widodo Lantik Jenderal TNI Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI

MABES TNI

Kapolri, Panglima TNI dan Menkes Tinjau Rusun Nagrak dan PPKM di Semper Barat

MABES TNI

Panglima TNI : Serbuan Vaksinasi, TNI-Polri Terus Bergerak Percepat Pencapaian Herd Immunity

MABES TNI

TNI AD Gandeng PT. Kimia Farma Salurkan Vaksin dan Sembako

MABES TNI

Panglima TNI Pimpin Sertijab Kasum dan Aspers serta Penyerahan Jabatan Dansesko dan Danjen Akademi

MABES TNI

TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1