oleh

Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di Sekolah Dasar Inpres Fohululik

-Yonif 142-129 views

Jambi, korem042gapu.mil.id – Dalam rangka memperlancar proses belajar mengajar (PBM) di sekolah, Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ berikan bantuan tenaga pendidik serta melaksanakan Karya Bakti bersama siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Inpres Fohululik yang berada di Desa Lutharato Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Tugas Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ menjaga wilayah perbatasan Indonesia Timor Leste di Nusa Tenggara Timur tercantum dalam Undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, pasal 7 ayat (2) huruf b angka 4 menjelaskan tentang tugas TNI dalam pengamanan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ juga melaksanakan tugas Pembinaan Teritorial Satuan Non Komando Kewilayahan melalui koordinasi bersama Satuan Kewilayahan setempat dan Instansi terkait guna mendukung setiap langkah Pemerintah serta membantu mengatasi permasalahan sosial masyarakat di wilayah perbatasan melalui berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan.

Pendidikan bagi anak-anak selaku generasi penerus Bangsa adalah suatu hal yang sangat penting, tak terkecuali di Desa Lutharato Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur yang berada di wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste

Hal tersebut disampaikan Letkol Inf Ikhsanuddin, S.Sos.,M.M selaku Dansatgas di Mako Satgas Atambua, Kamis (20/2/2020).

Lebih lanjut Letkol Ikhsanudin menambahkan sebagaimana kita ketahui bersama, minimnya tenaga pengajar dan terbatasnya transportasi menuju ke daerah tersebut menyebabkan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ berinisiatif untuk mengambil peran guna mentansfer ilmu pendidikan dan pengetahuan kepada generasi penerus Bangsa yang bermukim di wilayah tersebut.

“Tidak hanya memberikan bantuan tenaga pendidik pada proses belajar dan mengajar dalam mentranfer ilmu pendidikan dan pengetahuan, tetapi personel kami di Pos Fohululik melaksanakan Karya Bakti bersama siswa-siswi dalam peninbunan air yang tergenang di lingkungan sekolah akibat curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut,” jelas Ikhsanuddin.

Bantuan tenaga pendidik dan Karya Bakti merupakan salah satu tugas Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ dibidang Pembinaan Teritorial Satuan Non Komando Kewilayahan (Binter Satnonkowil) guna mendukung program Pemerintah serta mengatasi permasalahan sosial di lingkungan masyarakat perbatasan Indonesia – Timor Leste.

“Kegiatan Binter Satnonkowil dibidang pendidikan bertujuan untuk membantu dan meringankan beban guru-guru yang terbatas dalam mengajar di wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste, sehingga diharapkan dapat mendukung program Pemerintah untuk mencerdaskan generasi penerus Bangsa,” imbuhnya.

“Melalui kegiatan bantuan tenaga pendidik dan Karya Bakti yang dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ, diharapkan dapat mempererat hubungan tali silaturahmi yang terjalin baik selama ini sehingga terwujud Kemanunggalan TNI-Rakyat di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste,” harap Letkol Inf Ikhsanuddin.

Kegiatan bantuan tenaga pendidik dan Karya Bakti juga diharapkan dapat meningkatkan minat, motivasi dan semangat saat proses belajar mengajar (PBM) bersama siswa-siswi di daerah perbatasan, sehingga keberadaan TNI di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat perbatasan Indonesia – Timor Leste,” tuturnya.

“Pelaksanaan kegiatan bantuan tenaga pendidik dan Karya Bakti di SD Inpres Fohululik dipimpin oleh Serda Pernando J Saputra selaku Wadanpos Fohululik bersama 5 orang personel Pos Fohululik lainnya serta siswa-siswi SD Inpres Fohululik dan para guru,” tegas Ikhsanuddin lebih lanjut.

Bantuan tenaga pendidik dilaksanakan 2 kali dalam seminggu oleh personel kamibdi Pos Fohululik demi menunjang prestasi siswa-siswi di wilayah perbatasan sehingga akan menimbulkan kesan yang mendalam kepada anak-anak selaku generasi penerus Bangsa.

“Pelaksanaan kegiatan Karya Bakti sendiri dikerjakan secara bergotong-royong bersama siswa-siswi SD Inpres Fohululik yang berada di Desa Lutharato sehingga diharapkan dapat menanamkan jiwa kebersamaan, gotong-royong dan saling bahu-membahu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan,” imbuh Letkol Inf Ikhsanuddin.

Sementara itu, Ibu Maria H.K. Olo Bau (50) selaku Kepala Sekolah Dasar Inpres Fohululik menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel TNI khususnya Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ yang telah berpartisipasi dalam meringankan beban tenaga pendidik dan membantu proses penimbunan genangan air demi memperlancar proses belajar mengajar di tempatnya mengajar

“Saya selaku Kepala Sekolah Dasar Inpres Fohululik mewakili guru-guru staf dan siswa-siswi SD Inpres Fohululik mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI khususnya yang berada di Pos Fohululik, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat lebih mempererat hubungan tali silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dengan anak-anak perbatasan,” ujar Maria.

“Kami menaruh harapan besar agar bapak-bapak TNI tidak segan-segan untuk berkarya bersama-sama di daerah perbatasan,” tambah Maria

Di tempat yang sama, Pratu Jhon Pria Halomoan Purba selaku personel Pos Fohululik menanggapi tentang program kegiatan Binter Satnonkowil di lembaga pendidikan yang ada di Desa Lutharato.

“Dengan adanya kami di tengah-tengah mereka diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi adik-adik sekalian untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya,” ucap Purba.

“Kami menaruh harapan besar agar anak-anak yang berada di wilayah perbatasan tidak segan-segan untuk meminta bantuan kepada kami selaku personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ, terutama dibidang pendidikan untuk anak-anak selaku generasi penerus Bangsa,” tandas Purba.(pen042)

Komentar

Berita Terkait