LIVE TV
Danrem 042/Gapu Minta Perusahaan Tegas Dalam Penanganan Karhutla Danrem 042 Gapu Hadiri Rapat Pengendalian Karhutla Provinsi Jambi Wabup Muaro Jambi Buka TMMD 110 Kodim 0415/BTH Brigjen TNI Zamroni : Menjadi Pemimpin Itu Harus Memiliki Wawasan Kebangsaan Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Tanjab Barat dan Batanghari Di Rumdis Gubernur Jambi

Home / Berita Korem

Rabu, 6 November 2019 - 06:28 WIB

Tim Puldata Kajian Pusterad Kunjungi Kodim 0416/Bute

Korem042gapu.mil.id, Bungo – Pembinaan masyarakat untuk deteksi dini terhadap gerakan kelompok yang mengarah pada Radikalisme/Separatisme dilingkungan sosial, Jajaran Kodim 0416/Bungo Tebo menerima kajian dan pemahaman dan Puldata Kajian dari Pusat Teritorial Angkatan Darat berlangsung di Aula Makodim 0416/Bungo Tebo.

Tim yang tergabung dalam kajian dari Pusterad dipimpin oleh Kolonel Inf Awal Nur, Koorsahli Pusterad bersama Kapten Inf Heru W. S.IP. dan dihadiri oleh Dandim 0416/Bungo Tebo Letkol Inf Widi Rahman, S.H,. M.Si bersama Danramil 416-01/Rantau Pandan, Danramil 416-07/Rimbo Bujang, Pasi Intel, Pasiter, Danunit, Bati Puanter, Bati Bakti TNI, Bati Komsos, Bati Wanwil, FKUB, Lurah, Kepala desa, Babinsa dan Babinkamtibmas.

Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial dengan meningkatkan kewaspadaan dini melalui kajian Puldatater sebagai pemahaman dalam rangka mewujudkan cegah tangkal Radikalisme/Separatisme.

Baca juga :  Danrem 042/Gapu Hadiri Paripurna Penyerahan LHP atas LKPD 2019

Letkol Widi menyampaikan sekilas situasi dan kondisi Teritorial dua wilayah sebagai tanggung jawabnya.

Selanjutnya Letkol Widi mengatakan bahwa Radikalisme atau ada lagi yang bilang Ekstrimisme itu terdiri dari radikal kanan, radikal kiri dan radikal lainnya yang bertujuan merubah ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila, seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, jelas Dandim.

“Selain itu juga, Separatisme, yang ingin memecah belah NKRI. Semuanya itu harus di cegah dan ditangkal,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Asistensi Kolonel Inf Awal Nur Koorsahli Pusterad menyampaikan, bahwa TNI merupakan Garda terdepan dalam menjaga tetap utuhnya NKRI.

“Kodim adalah satuan yang ada di wilayah harus berperan aktif dalam mencegah penyebaran paham radikal dengan metode Binter baik dengan Komsos, Bintahwil maupun Bakti TNI,” ucapnya.

Baca juga :  Danrem Gapu Menerima Audiensi Resimen Mahasiswa Sultan Thaha Provinsi Jambi

“Untuk itu Kodim harus senantiasa melaksanakan pendataan masyarakat yang sudah terpapar Radikalisme. Selain pendataan juga melaksanakan sosialisasi pembinaan wawasan kebangsaan,”tambanya.

Harapan oleh Danpusterad Kita wujudkan saling pengertian dan pemahaman tentang peran, fungsi dan tugas masing-masing, bahkan diharapkan mampu mewujudkan suatu kemampuan komponen bangsa dalam ikut mengantisipasi serta mencegah terhadap muncul dan masuknya paham Radikalisme/Separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang pesat,”

Peran pemerintah bersama FKUB, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan mampu mengendalikan cegah tangkal sedini mungkin diwilayah agar kegiatan tersebut tidak berkembang, setidaknya mereka mau berbuat, kita bisa cegah dengan mengaktifkan Siskamling dan Pos Ronda.

”Satu yang paling penting bahwa Kodim sebagai satuan teritorial bisa mewadahi agar melakukan pembinaan supaya paham dengan persoalan yang ada di wilayah, ujar Kolonel Inf Awal. (penremgapu)

Share :

Baca Juga

Berita Korem

Wakili Danrem, Kolonel Arm Budi Santoso Hadiri Pelantikan Pj Gubenur Jambi

Bidang Pers

Danrem 042/Gapu : Setiap Prajurit Harus Pahami Tugas Pokok TNI

Berita Korem

Cegah Peningkatan Covid 19, Korem 042 Gapu Laksanakan Rapid Antigen

Berita Korem

Danrem 042/Gapu Kolonel Arh Elphis Rudy, M. Sc, S.S dinobatkan sebagai Tamu Kehormatan Persadaan Si Raja Nabarat

Berita Korem

Danrem 042/Gapu Serahkan APD Bantuan Pemerintah Pusat Ke Pemerintah Provinsi Jambi

Berita Korem

Korem Gapu Akan Buka Jalan Baru Sepanjang 3,7 KM

Berita Korem

Danrem 042/Gapu : Cegah Karhutla Sebelum Terjadinya Kebakaran

Berita Korem

DIRGAHAYU TNI KE-75 “SINERGI UNTUK NEGERI”