oleh

Tingkatkan Perekonomian Warga Perbatasan, Satgas Yonif R 142/KJ Bantu Pemasaran Popcorn

-Yonif 142-82 views

JAMBI. korem042gapu.mil.id  – Personel Pos Mahen Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ membantu pemasaran popcorn buatan warga masyarakat Desa Baudaok Kec. Lasiolat Kab. Belu NTT agar dapat meningkatkan perekonomian warga masyarakat perbatasan.

Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ memiliki tugas pokok untuk mengamankan wilayah perbatasan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Negara Republik Demokratik Timor Leste.

Disamping tugas pokok tersebut Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ memiliki tugas lain yaitu Pembinaan Teritorial Satuan Non Kewilayahan (Binter Satnonkowil) dalam rangka mendukung pembangunan di wilayah perbatasan dan mengatasi kesulitan masyarakat, berkoordinasi dengan Satuan TNI kewilayahan dan bekerjasama dengan Instansi terkait yang berada di wilayah tersebut.

“Kegiatan yang dilakukan personel Pos Mahen Satgas Yonif Raider 142/KJ ini merupakan bagian dari bentuk tugas Binter Satnonkowil Satgas Yonif R 142/KJ, ungkap Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M selaku Dansatgas.

“Kegiatan penyuluhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang pernah dilaksanakan personel Pos Mahen yang lalu tentang pemanfaatan hasil bercocok tanam masyarakat berupa jagung yang diolah menjadi popcorn tidak berhenti sampai disitu saja,” papar Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M di Mako Satgas Atambua (3/12/2019).

“Mereka mengajak warga Desa Baudaok untuk memasarkan makanan ringan berupa popcorn ke warung-warung dan kantin sekolah,” tegasnya.

“Kegiatan pemasaran ini dipimpin oleh Serda Rangga Mulyono selaku Wadanpos Mahen bersama 4 orang personel lainnya,” tegasnya lebih lanjut.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, jagung merupakan hasil pertanian yang diunggulkan di Desa Baudaok dan selama ini hanya dipanen lalu dimanfaatkan oleh masyarakat selama langsung dijual,” papar Dansatgas.

“Sehingga personel Pos Mahen memberikan hal yang baru kepada warga masyarakat Desa Baudaok Kec. Lasiolat Kab. Belu NTT,” paparnya lebih lanjut.

“Selain jagung yang dibuat menjadi popcorn, personel Pos Mahen juga membantu memasarkan popcorn tersebut,” imbuhnya.

Terpisah, Mama Andreas (38) salah seorang warga yang membuat sekaligus memasarkan popcorn tersebut mengungkapkan tanggapannya atas kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih dan merasa sangat senang sekali karena hasil penjualan popcorn tersebut dapat membantu perekonomian warga,” imbuhnya.

Bpk. Benekdictus Lilo (47) suami dari mama Andreas mengucapkan rasa terima kasihnya kepada bapak-bapak TNI kerena membantu perekonomian masyarakat.

“Terima kasih bapak TNI yang telah memperhatikan perekonomian masyarakat perbatasan,” ungkapnya.

Sementara itu, serda Rangga Mulyono menyampaikan tanggapannya atas kegiatan tersebut.

“Kami sebagai prajurit TNI merasa senang apabila perekonomian masyarakat dapat terbantu,”

“Kegiatan UMKM ini dilakukan untuk mengenalkan masyarakat dengan popcorn agar dapat membantu masyarakat yang berada di Tapal Batas RI-RDTL,” tandasnya. (*/Lan)

Komentar

Berita Terkait