oleh

TNI – Polri dan ASN bersama Elemen Masyarakat Jambi Selenggarakan Upacara Gabungan Hari Bela Negara ke -71

Jambi, korem042gapu.mil.id – Sebagaimana yang telah diingatkan oleh Bung Karno bahwa “perang modern bukan sekadar perang militer, melainkan peperangan yang menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat”. Dengan demikian, tidak hanya militer yang berperan membangun ketahanan Indonesia, tapi juga menuntut peran seluruh komponen bangsa demi kelangsungan hidup dan keutuhan NKRI, kata Gubernur Jambi yang diwakili Sekda Prov. Jambi Bpk. Drs. M. Dianto M.Si saat membacakan amanat dari Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Laksamana Madya Achmad Djamaludin di lapangan Gubernur Jambi Jl. A Yani No 01 Telanaipura Prov. Jambi, Kamis (19/12/2019).

Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bela Negara yang dihadiri Danrem 042/Gapu yang diwakili Kasrem Letnan Kolonel Arh Hary Sassono Utomo, S.H, Ka Korda Kemenhan diwakili Mayor (P) setia Edwar, Kapolda Jambi di Wakilkan oleh KSKT Polda Jambi AKBP Sofyan. S.H, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Dan/Kasatbalak Rem 042/Gapu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, para Asisten dan Ka OPD Provinsi Jambi beserta Peserta Upacara dari TNI-Polri, PNS dan Para Pelajar Tingkat SLTA Kota Jambi serta Organisasi Kepemudaan.

Lebih lanjut Sekda Provinsi Jambi Dianto mengatakan Semenjak Mr. Syafroedin Prawiranegara mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1948 di Bukittinggi untuk membela kelangsungan hidup bangsa dan negara, berbagai wujud bela negara telah susul- menyusul silih berganti, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap dan akan terus eksis untuk selama-lamanya.

“Semakin beragamnya ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini, hanya bisa kita hadapi dengan keberagaman keahlian yang saling terkait dan mengisi. Di sinilah terletak relevansi tekad kita untuk mewujudkan SDM Unggul demi kemajuan Indonesia yang kita canangkan sebagai tema peringatan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-74,”Ujarnya.

Ditambahkannya, Salah satu berkah yang telah mengantarkan kemerdekaan tanah air kita adalah digalinya kembali Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan nilai dasar bela negara. Pancasila adalah visi final bangsa dan negara Indonesia yang menghendaki pembangunan manusia paripurna.

“Sejalan dengan itu, pada tahun 2018 Presiden RI telah mengintruksikan pelaksanaan Rencana Aksi Bela Negara di berbagai bidang dan tataran di seluruh Indonesia dengan melibatkan segenap jajaran Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Daerah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai wujud apresiasi atas berbagai keahlian manusia Indonesia,”Pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dianto juga menyampaikan Aksi Nasional Bela Negara juga melengkapi keahlian SDM kita dengan pengamalan nilai-nilai Bela negara yang meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan dan keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara dan semangat untuk mewujudkan negara yang berdaulat, adil dan makmur. (penremgapu)

Komentar

Berita Terkait