oleh

TVRI NTT Liput Pembuatan Kerajinan Tangan “Pigura yang Bernilai Seni” di Mako Satgas Yonif R 142/KJ

-Yonif 142-107 views

KOREM 042 GARUDA PUTIH – Bencana COVID – 19 yang sedang mewabah saat ini tidak hanya menimbulkan masalah, tetapi ada beberapa hikmah dan pelajaran yang dapat kita petik dari kejadian tersebut, salah satunya seperti yang dilakukan oleh personel Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ yang berada di Jalan Meo Otu Hale Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, berupa pemanfaatan limbah kayu jati untuk dijadikan kerajinan tangan berbentuk pigura ditengah pandemi wabah COVID – 19.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M dalam rilis tertulisnya di Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Senin (5/6/2020).

Dikatakan Dansatgas, pembuatan kerajinan tangan berupa pigura yang dilakukan oleh personel Satgas merupakan kegiatan yang positif, selain memanfaatkan limbah kayu jati yang banyak terdapat di sekitar kota Atambua untuk dijadikan pigura yang bernilai seni tinggi, juga dilaksanakan ditengah pandemi wabah COVID – 19 sehingga dapat mengisi waktu luang disamping tugas pokok Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ serta salah satu solusi dalam mengatasi rasa jenuh di daerah penugasan melalui kegiatan yang bermanfaat.

“Pemanfaatan limbah untuk dijadikan suatu barang yang bernilai seni merupakan suatu hal yang positif, apalagi hal ini dilakukan ditengah pandemi wabah COVID – 19 yang terjadi saat ini,” ungkapnya.

“Kegiatan ini sendiri telah diliput oleh LPP TVRI Stasiun Nusa Tenggara Timur pada tanggal 29 Mei 2020 dan disiarkan pada tanggal 31 Mei 2020 pukul 17.40 WITA dengan judul *Prajurit Satgas Hasilkan Karya Seni Bernilai Tinggi* dalam acara Siaran Lokal Sore TVRI NTT dan dapat dilihat di link youtube https://youtu.be/KHujJzDLys4,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, pembuatan kerajinan tangan pigura di Mako Satgas dilakukan oleh Praka Azmi dan dibantu oleh dua orang rekannya Pratu Ilham dan Pratu Rasyid serta beberapa orang pemuda sekitar di waktu-waktu tertentu.

“Mudahnya bahan baku didapat berupa limbah kayu jati di sekitar Kota Atambua menjadi hikmah tersendiri bagi personel kami untuk mengembagkan keahlian dan mengasah bakat mereka di tengah pandemi wabah COVID – 19,” paparnya.

“Melalui publikasi media elektronik berupa Televisi lokal yaitu TVRI NTT kami berharap akan menambah pengetahuan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan wilayah Indonesia – Timor Leste sehingga akan meningkatkan motivasi dan semangat untuk mempelajari kerajinan tangan berupa pembuatan pigura di Mako Satgas,” harapnya.

Dirinya juga berharap, kerajinan tangan berupa pembuatan pigura dari limbah kayu jati dapat di teruskan oleh warga sekitar yang ada di Kabupaten Belu, sehingga dapat menjadi usaha mikro, kecil dan menengah dalam menambah peningkatan ekonomi masyarakat.

Di tempat terpisah, Kru TVRI Sdr. Andreas Witak (28) mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ khususnya Dansatgas Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M atas kerjasama yang baik selama ini, sehingga masyarakat di sekitar Nusa Tenggara Timur dapat mengetahui kegiatan Satgas selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ khususnya Dansatgas Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M atas kerjasama yang baik selama ini, sehingga liputan-liputan tentang Satgas dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan kendala sehingga masyarakat di sekitar Nusa Tenggara Timur dapat mengetahui kegiatan Satgas selama ini,” tandasnya. (Penremgapu)

Komentar

Berita Terkait